Penyaringan untuk Kebijakan Plagiarisme
Setiap naskah yang dikirim ke Benuasiana akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, seperti Turnitin, iThenticate, atau perangkat sejenis, sebelum memasuki proses peer review. Jurnal menetapkan batas maksimum tingkat kemiripan (similarity index) sebesar 25%, dengan tingkat kemiripan dari satu sumber tidak melebihi 5%.
Naskah yang terindikasi mengandung plagiarisme, self-plagiarism, fabrikasi data, falsifikasi data, duplikasi publikasi, atau bentuk pelanggaran etika akademik lainnya dapat ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan perbaikan, sesuai dengan tingkat dan jenis pelanggaran yang ditemukan.
Benuasiana berkomitmen untuk menjaga kualitas, orisinalitas, dan integritas publikasi ilmiah dengan menerapkan kebijakan penyaringan plagiarisme sesuai dengan standar etika publikasi internasional.